Josjis.
Proses Kerja Sama dengan Josjis: Dari Konsultasi Sampai Toko Jalan
Back to Insights
Panduan Layanan11 MIN READ

Proses Kerja Sama dengan Josjis: Dari Konsultasi Sampai Toko Jalan

Pindah dari marketplace ke toko sendiri sering terdengar ribet dan penuh risiko. Berikut proses lengkap kerja sama dengan Josjis, tahap per tahap, dari konsultasi awal sampai toko benar-benar live dan siap jualan.

Proses kerja sama dengan Josjis terdiri dari tujuh tahap: konsultasi awal, penyusunan proposal dan scope, perencanaan arsitektur, pengembangan dan integrasi, testing, migrasi data, sampai toko live dan masuk fase support. Seluruh proses ini didesain supaya seller tidak perlu paham detail teknis, tapi tetap punya kendali penuh atas keputusan penting di setiap tahap.

Banyak seller ragu memulai owned commerce karena bayangan prosesnya rumit, butuh tim developer sendiri, atau berisiko toko jadi malah kacau di tengah jalan. Artikel ini menjelaskan persis apa yang terjadi di setiap tahap kerja sama dengan Josjis, supaya seller tahu apa yang harus disiapkan dan apa yang bisa diharapkan di setiap fase.

Tahap 1: Konsultasi Awal dan Audit Kebutuhan

Semua kerja sama dimulai dari sesi konsultasi, biasanya lewat call atau chat, untuk memahami kondisi bisnis seller saat ini. Di tahap ini, yang dibahas bukan soal fitur teknis dulu, tapi soal bisnis:

  • Produk apa yang dijual dan berapa jumlah SKU
  • Kanal jualan yang sudah berjalan (marketplace mana saja, media sosial, dll)
  • Volume transaksi bulanan dan pola pembeli (baru vs berulang)
  • Masalah spesifik yang dirasakan, misalnya margin tertekan, ketergantungan iklan platform, atau kesulitan membangun basis pelanggan sendiri

Dari sesi ini, Josjis melakukan audit singkat untuk melihat apakah owned commerce memang solusi yang tepat untuk kondisi seller tersebut, atau justru ada langkah lain yang lebih prioritas dulu. Ini penting karena tidak semua seller siap secara langsung, ada yang lebih baik memperkuat basis pelanggan di marketplace dulu sebelum pindah membangun kanal sendiri.

Durasi: 1-3 hari kerja Yang perlu disiapkan seller: gambaran umum produk, akses lihat performa toko marketplace (opsional, untuk analisis lebih akurat)

Tahap 2: Proposal dan Penentuan Scope Kerja

Setelah konsultasi, Josjis menyusun proposal yang berisi rekomendasi paket, fitur yang relevan, estimasi biaya, dan timeline pengerjaan. Proposal ini disesuaikan dengan kebutuhan riil, bukan paket generic yang sama untuk semua orang.

Beberapa keputusan yang ditentukan di tahap ini:

  1. Tier layanan yang sesuai, mulai dari toko dasar dengan katalog dan payment gateway, sampai sistem yang lebih lengkap dengan manajemen stok otomatis dan integrasi CRM
  2. Fitur inti yang wajib ada di versi pertama (MVP), dan fitur yang bisa ditambahkan belakangan
  3. Payment gateway yang dipakai, biasanya Midtrans atau Xendit tergantung preferensi biaya transaksi dan metode pembayaran yang ingin didukung
  4. Timeline kasar untuk keseluruhan proses sampai toko live

Proposal ini dibahas bersama seller sampai kedua pihak sepakat soal scope, biaya, dan target waktu. Tidak ada pekerjaan development yang dimulai sebelum scope ini disetujui secara jelas, supaya tidak ada perubahan kebutuhan mendadak yang bikin timeline molor.

Durasi: 2-5 hari kerja, tergantung seberapa cepat diskusi scope selesai Yang perlu disiapkan seller: keputusan soal budget dan prioritas fitur

Tahap 3: Perencanaan Arsitektur dan Desain

Setelah scope disepakati, tahap ini fokus ke bagaimana toko akan dibangun secara struktural, bukan cuma tampilan visualnya saja.

Arsitektur teknis ditentukan lebih dulu, termasuk struktur database untuk produk dan pesanan, alur checkout, dan bagaimana sistem akan terhubung dengan payment gateway. Keputusan di tahap ini penting karena akan menentukan seberapa mudah toko bisa dikembangkan lagi di masa depan tanpa harus dibongkar ulang.

Desain antarmuka (UI/UX) dibuat berdasarkan brand seller, bukan template generic yang terlihat sama seperti toko lain. Ini termasuk:

  • Struktur halaman (beranda, katalog, detail produk, checkout)
  • Alur pembelian yang seminimal mungkin friksi-nya, dari klik produk sampai bayar
  • Tampilan yang konsisten dengan identitas brand seller di kanal lain

Seller dilibatkan untuk review desain sebelum masuk ke tahap development, supaya revisi besar tidak terjadi setelah kode mulai ditulis.

Durasi: 3-7 hari kerja tergantung kompleksitas Yang perlu disiapkan seller: logo, aset brand, referensi tampilan yang disukai (kalau ada)

Tahap 4: Development dan Integrasi

Ini tahap paling teknis dan biasanya paling lama durasinya. Tim Josjis membangun toko sesuai arsitektur dan desain yang sudah disetujui, dengan beberapa komponen utama:

  • Katalog produk, termasuk sistem kategori, varian, dan stok
  • Sistem checkout, dari keranjang belanja sampai konfirmasi pesanan
  • Integrasi payment gateway, memastikan semua metode pembayaran (transfer bank, e-wallet, kartu kredit, cicilan) berjalan lancar dan aman
  • Panel admin sederhana, supaya seller bisa mengelola produk dan pesanan sendiri tanpa perlu bantuan teknis setiap saat
  • Notifikasi otomatis, misalnya konfirmasi pesanan lewat email atau WhatsApp

Selama tahap ini, seller biasanya diberi update progres berkala, bukan cuma menunggu sampai semuanya selesai sekaligus. Ini penting supaya kalau ada penyesuaian kecil, bisa langsung dikomunikasikan sebelum jadi masalah besar di tahap testing.

Durasi: 2-4 minggu, tergantung kompleksitas fitur Yang perlu disiapkan seller: data produk (foto, deskripsi, harga) untuk mulai diisi ke sistem

Tahap 5: Testing dan Quality Assurance

Sebelum toko dianggap siap live, seluruh sistem diuji secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada celah yang bisa merugikan seller atau pembeli.

Beberapa area yang diuji:

  1. Alur pembayaran, memastikan setiap metode pembayaran berhasil diproses dan status pesanan terupdate dengan benar
  2. Skenario edge case, seperti stok habis saat checkout, pembatalan pesanan, atau pembayaran gagal
  3. Kecepatan loading, terutama di halaman produk dan checkout yang paling sering diakses
  4. Tampilan di berbagai perangkat, memastikan pengalaman tetap mulus baik di desktop maupun mobile, mengingat mayoritas pembeli Indonesia mengakses lewat HP

Seller juga diberi akses ke versi staging (versi uji coba sebelum live) untuk mencoba sendiri alur pembelian dari sisi pembeli, supaya ada validasi langsung sebelum toko benar-benar dibuka ke publik.

Durasi: 3-7 hari kerja Yang perlu disiapkan seller: waktu untuk mencoba versi staging dan memberi feedback

Tahap 6: Migrasi Data dan Persiapan Peluncuran

Untuk seller yang sudah lama jualan di marketplace, tahap ini sering jadi yang paling dikhawatirkan, padahal risikonya bisa diminimalkan dengan persiapan yang tepat.

Yang biasanya dipindahkan atau disiapkan di tahap ini:

  • Data produk, dipindahkan dari marketplace ke toko baru supaya tidak perlu input ulang dari nol
  • Domain dan hosting, dipastikan sudah aktif dan terhubung dengan benar sebelum toko live
  • Sertifikat keamanan (SSL), supaya toko aman diakses dan tidak muncul peringatan "tidak aman" di browser
  • Integrasi kanal komunikasi, seperti WhatsApp Business, supaya pembeli bisa langsung menghubungi seller dari toko baru

Josjis menyiapkan checklist migrasi supaya tidak ada langkah yang terlewat, dan seller tahu persis apa yang sudah dan belum selesai menjelang hari peluncuran.

Durasi: 2-4 hari kerja Yang perlu disiapkan seller: akses domain (kalau sudah ada), atau keputusan nama domain baru

Tahap 7: Toko Live dan Fase Support

Setelah semua tahap di atas selesai, toko resmi live dan bisa mulai menerima pesanan. Tapi kerja sama tidak berhenti di titik ini.

Di fase awal setelah peluncuran, biasanya ada periode pemantauan intensif untuk memastikan tidak ada masalah teknis yang muncul saat toko mulai menerima traffic dan transaksi nyata. Kalau ada bug kecil atau penyesuaian yang perlu dilakukan, ini yang jadi fokus utama di minggu-minggu pertama.

Setelah masa stabilisasi, kerja sama masuk ke fase support berkelanjutan, yang bisa mencakup:

  • Perbaikan bug atau isu teknis yang muncul di kemudian hari
  • Penambahan fitur baru sesuai kebutuhan yang berkembang
  • Konsultasi strategi, misalnya soal bagaimana mengarahkan pembeli marketplace ke toko sendiri secara bertahap

Durasi: berkelanjutan, sesuai kesepakatan paket support

Ringkasan Timeline Keseluruhan

Tahap Estimasi Durasi
Konsultasi awal 1-3 hari
Proposal dan scope 2-5 hari
Arsitektur dan desain 3-7 hari
Development dan integrasi 2-4 minggu
Testing dan QA 3-7 hari
Migrasi data 2-4 hari
Live dan stabilisasi berkelanjutan

Total waktu dari konsultasi pertama sampai toko live biasanya berkisar 4-6 minggu untuk toko dengan kompleksitas standar. Toko dengan kebutuhan lebih kompleks, misalnya integrasi sistem stok yang sinkron dengan banyak marketplace sekaligus, bisa memakan waktu lebih lama.

Kenapa Prosesnya Dibuat Bertahap Seperti Ini

Proses yang bertahap ini bukan formalitas, tapi cara untuk menghindari masalah yang paling sering terjadi kalau seller membangun toko sendiri secara terburu-buru: scope yang berubah di tengah jalan, desain yang harus dirombak ulang setelah development jalan, atau migrasi data yang berantakan karena tidak direncanakan dari awal.

Dengan memisahkan setiap tahap dan meminta persetujuan sebelum lanjut ke tahap berikutnya, seller selalu tahu di mana posisi progresnya, dan tidak ada kejutan biaya atau waktu tambahan yang muncul tiba-tiba di tengah proses.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah saya perlu paham coding untuk kerja sama dengan Josjis? Tidak. Seluruh komunikasi dilakukan dalam bahasa bisnis, bukan bahasa teknis. Yang dibutuhkan dari seller hanya keputusan soal kebutuhan bisnis dan feedback di setiap tahap review.

Berapa lama total proses dari awal sampai toko live? Rata-rata 4-6 minggu untuk toko dengan kompleksitas standar, tergantung kecepatan proses persetujuan scope dan kelengkapan data produk yang disiapkan seller.

Apakah toko marketplace saya harus ditutup selama proses ini berjalan? Tidak. Toko marketplace tetap berjalan normal selama proses pembangunan toko baru, sehingga tidak ada gangguan pada penjualan yang sedang berjalan.

Apa yang terjadi kalau ada perubahan kebutuhan di tengah proses development? Perubahan kecil bisa didiskusikan langsung. Perubahan besar yang mengubah scope awal akan dibahas ulang dan disesuaikan dengan timeline serta biaya, supaya tidak ada kesalahpahaman di kedua pihak.

Apakah ada dukungan setelah toko live? Ada. Setelah masa stabilisasi awal, kerja sama berlanjut ke fase support sesuai paket yang disepakati, mencakup perbaikan teknis dan pengembangan fitur lanjutan.

Bagikan insight ini